5.800 Porsi Makanan Disiapkan, Pengunjung Maulid di Bireuen Kecewa, Arizal Mahdi Minta Evaluasi Panitia

BIREUEN – 12 Oktober,2026.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Bireuen menyisakan kekecewaan bagi sejumlah pengunjung. Pasalnya, makanan yang disediakan panitia dilaporkan telah habis sekitar pukul 11.00 WIB, sehingga sebagian pengunjung tidak mendapatkan makanan.

Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas (RPRLB), Arizal Mahdi, meminta agar pelaksanaan kegiatan tersebut dievaluasi, terutama dalam hal perencanaan dan pembagian konsumsi kepada masyarakat.

Menurut informasi yang diterimanya, sejumlah pengunjung pulang tanpa memperoleh makanan. Bahkan, ada laporan seorang pengunjung yang hanya sempat makan tahu.

Kondisi ini patut menjadi perhatian karena masyarakat datang untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus merayakan hari jadi Kabupaten Bireuen.

Panitia Sebut 5.800 Porsi Telah Disiapkan

Ketua Panitia Maulid, Anwar, S.Ag., M.A.P., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa panitia telah menyediakan 5.800 porsi makanan. Ia juga menyebutkan bahwa peserta apel saja berjumlah sekitar 2.500 orang.

Namun, saat ditanya mengenai penyebab makanan cepat habis, Anwar mengaku belum mengetahui secara pasti.

Keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai proses pembagian makanan dan pengawasan distribusi selama kegiatan berlangsung. Karena itu, diperlukan penjelasan yang lebih lengkap agar persoalan ini tidak menimbulkan berbagai dugaan di tengah masyarakat.

Jumlah pengunjung dalam kegiatan maulid memang sulit dipastikan karena masyarakat datang pada waktu yang berbeda. Namun, keadaan tersebut semestinya menjadi pertimbangan panitia dalam menyusun perencanaan dan mengatur pembagian konsumsi.

Arizal Mahdi Minta Panitia Dievaluasi

Arizal Mahdi menilai, kejadian ini tidak seharusnya dianggap sebagai persoalan kecil. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan bukan hanya dilihat dari kemeriahan acara atau jumlah makanan yang disediakan, tetapi juga dari bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak.

Ia mengatakan bahwa kegiatan maulid di sejumlah gampong juga mampu menghadirkan ribuan masyarakat. Pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran penting dalam mempersiapkan acara yang melibatkan banyak orang.

Menurut Arizal, jika panitia telah menyiapkan 5.800 porsi makanan, perlu ada penjelasan mengenai bagaimana makanan tersebut dibagikan dan apa yang menyebabkan sebagian pengunjung dilaporkan tidak mendapatkannya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perencanaan, koordinasi, pembagian konsumsi hingga pengawasan di lapangan.

Hindari Dugaan, Utamakan Penjelasan

Munculnya pertanyaan mengenai kemungkinan adanya unsur kesengajaan untuk mempermalukan Bupati Bireuen juga perlu disikapi secara hati-hati. Tanpa bukti yang jelas, tidak tepat menyimpulkan bahwa kejadian tersebut dilakukan dengan sengaja oleh pihak tertentu.

Hal yang lebih penting adalah mencari tahu penyebab sebenarnya dan memastikan adanya perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang pada kegiatan berikutnya.

Arizal berharap panitia dan pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Evaluasi, menurutnya, diperlukan bukan untuk mencari kesalahan semata, melainkan untuk memperbaiki pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan kegiatan pemerintah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seharusnya menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, masyarakat yang hadir dengan niat baik juga perlu mendapatkan perhatian dan pelayanan yang semestinya.

Peristiwa ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi panitia dan Pemerintah Kabupaten Bireuen agar setiap kegiatan besar ke depan dapat dipersiapkan dengan lebih baik, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang pulang dengan rasa kecewa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *